Warga dan para petani di
Desa Danakerta kec. Punggelan Kab. Banjarnegara kini bisa melakukan usaha konservasi sekaligus melakukan usaha
untuk memperoleh penghasilan lebih dari lahan mereka setelah di bentuknya
kelompok tani di daerah tersebut. kelompok tani ini bertujuan untuk
meningkatkan taraf hidup mereka sekaligus menjaga kelestarian alam sekitar
serta menanamkan pentinnya budaya menanam pada masyarakat setempat.
Dalam beberapa tahun belakangan,
dengan bimbingan dari Dinas yang berkaitan masyarakat di Desa Danakerta
Kabupaten Banjarnegara aktif dalam usaha penghijauan dengan menanam berbagai
jenis pepohonan mulai dari tanaman pohon industry seperti pohon Alba sampai
pohon berkayu keras seperti pohon Jati dan Karet.
Keterlibatan masyarakat dalam
usaha penghijauan di banjarnegara ini diharapkan memberikan dampak yang siginifikan terhadap
keberlangsungan berbagai sumberdaya di wilayah ini, selain untuk penghijauan
diharapkan dengan banyaknya penanaman pohon ini juga bisa mengatasi kesulitan
air bersih ketika kemarau datang. Hal lain yang juga penting adalah
meningkatnya kondisi sosial ekonomi dan daya tawar masyarakat secara politis,
mereka adalah kunci dalam pengembangan pengembangan keberlanjutan alam di
wilayah ini.”
Wilayah Kabupaten Banjarnegara merupakan
dataran tinggi yang hamper semua daerahnya adalah daerah Pengunungan. Sehingga dibeberapa
daerah di banjarnegara murupakan daerah rawan longsor dan dibeberapa daerah
lainnya juga sering terjadi kesulitan air bersih. Salah satunya Sehingga program ini menjadi penting , sifat
pohon yang mengikat tanah dan mampu menahan air hujan ini bisa mengatasi dua
masalah utama tersebut.
Selain Penghijauan masyarakat
juga memiliki program budidaya ikan air tawar seperti Lele, Gurameh, bawal,
mujahir, dan sebagainya. ikan air tawar yang belakangan terus meningkat dan
semakin banyak peminatnya. Perawatan ikan air tawar pun tergolong mudah
dilakukan didaerah tersebut. Selain ikan air tawar khususnya lele kebal
penyakit dan bisa diolah keberbagai makanan seperti Abon, Kerupuk, cemilan dan
sebagainya.
Budidaya ikan ini cenderung
dilakukan oleh banyak masyarakat di daerah banjarnegara , selain karna hobi juga
karena hasil yang diperoleh cukup lumayan. sehingga banyak cukup banyak jenis
ikan air tawar yang bisa ditemui di daerah ini. Jadi selain mendapat keuntungan
materil masyarakat secara tidak langsung juga menjaga kelestarian
keanekaragaman khayati agar tidak punah.
Dalam upaya ini
meningkatkan dan menjaga keberlangsungan usaha ini kelompok tani disini selalu
melakukan pertemuan rutin setiap satu bulan sekali guna membahas dan
mengevaluasi perkembangan kegiatan yang sudah di lakukan.
Dengan upaya ini
diharapkan kelestarian keanekaragam khayati di daerah tersebut akan terus
terjaga dan keasrian lingkunganpun terus terpelihara. Namun disamping adanya
upaya tersebut ada kepercayaan unik dari masyarakat disana yang secara tidak
langsung menjaga lingkungan disana tetap asri.
Masyarakat masih mempercayai beberapa tempat yang bertuah dan tidak
boleh berlaku sembarangan di sekitar daerah tersebut. Salah satunya adalah
daerah Sumur wali. Disana ada sutu sumber matai air yang konon ketika musim
kemarau mata air tersebut tidak pernah mengering meski sumur-sumur di
sekitarnya mengering. Daerah itu dijaga benar – benar oleh warga dan tidak boleh
ada orang yang berlaku sembarangan termasuk menebang pohon sembarangan sehingga
kelestarian didaerah tersebut selalu terjaga.